[INFOGRAFIS] BAHAYA MICROSLEEP SAAT MENGEMUDI DAN TIPS MENCEGAHNYA

11 Juni 2018

Meski hanya berlangsung beberapa detik, microsleep atau tertidur sejenak sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan kecelakaan fatal ketika sedang berkendara.

Sumber: buzzfeed.com

Mengemudi jarak jauh dan dalam waktu tempuh yang lama bukanlah perkara mudah. Apalagi jika Anda harus mengemudi di tengah kemacetan saat arus balik Lebaran, stamina tubuh harus tetap terjaga.

Namun, apa jadinya bila seseorang mengalami kelelahan saat sedang mengemudi? Kelelahan saat mengemudi bisa menimbulkan risiko serius, salah satunya adalah microsleep. Microsleep adalah suatu keadaan dimana seseorang tertidur secara singkat yang berkisar antara lima hingga sepuluh detik.

Saat periode microsleep terjadi, sebagian sel otak 'tertidur' untuk sesaat. Karena hanya berlangsung sangat singkat, serangan microsleep kerap tidak disadari pengemudi. Jika keadaan ini tidak segera diatasi, episode microsleep akan terjadi semakin sering dan berlangsung lebih lama, sehingga risiko kecelakaan pun akan meningkat. Inilah sebabnya microsleep bisa mengancam para pemudik yang mengemudi.

Maka sangat penting bagi Anda yang hendak kembali dari kampung halaman menggunakan mobil pribadi untuk mewaspadai serangan microsleep. Pasalnya, mengemudi secara monoton seperti melaju di jalan yang lurus, berkelok atau lalu lintas padat saat arus balik, pikiran kosong rentan muncul.

Kondisi seperti ini yang membuat aktivitas pada thalamus ─ bagian otak yang berperan pada kesadaran, tidur, kewaspadaan dan interpretasi sensori ─ menurun, apalagi ketika tubuh sudah mengalami kelelahan. Akibatnya, pengemudi sangat berisiko mengalami microsleep. Microsleep lebih rentan terjadi pada sore hari saat kadar energi pada tubuh mengalami penurunan dan pada malam hari saat jam biasanya Anda tidur.

 

 

Kendati demikian, tanda-tanda awal microsleep sendiri sebenarnya bisa diketahui, baik oleh diri sendiri maupun oleh orang lain yang berada dalam satu mobil di perjalanan. Satu di antaranya adalah kepalanya yang terlihat tanpa sadar mulai mengangguk-angguk.

Perlu Anda ingat, microsleep bisa datang kapan saja, oleh karena itu para pengemudi harus waspada mengenai keadaan ini, mengenali tanda-tandanya dan cara mencegahnya.

 

 

 

Semoga Bermanfaat, Salam Safety!

Sumber: www.SafetySign.co.id




Baca juga
2 Agustus 2018
SAFETY STORY: Keselamatan Kerja Adalah Perkara Bersama
Merasa masih ragu dengan pekerjaan yang harus dilakukannya, Natsir mencoba bertanya pada rekan kerjanya. Sayang, di antara mereka tidak ada satu pun yang bisa memberi jawaban.

31 Juli 2018
6 Langkah Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko Sesuai Standar OSHA
Menurut OSHA, unsur penting dalam setiap program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang efektif adalah melaksanakan identifikasi bahaya dan penilaian risiko yang proaktif dan berkelanjutan.

26 Juli 2018
SAFETY STORY: Berseteru dengan Anak Baru
Manajer yang baik harus mampu memberikan pengertian dan contoh yang baik untuk semua peraturan kepada semua pekerja tanpa kecuali.

19 Juli 2018
Keselamatan Bekerja Sendirian (Lone Worker), Pahami Bahaya dan Pengendaliannya!
Pada dasarnya, setiap pengurus memiliki tanggung jawab untuk melindungi seluruh pekerja terlepas dari apakah mereka bekerja didampingi rekan kerja lain atau sendirian (lone worker)

12 Juli 2018
SAFETY STORY: Jay dan Lift yang Terjatuh
Kali belum merasa belum puas dengan jawaban yang dilontarkan Jay. Penjelasan itu dirasa terlalu singkat untuk mendeskripsikan sebuah kejadian penyelamatan diri dari kecelakaan yang tidak bisa dianggap biasa-biasa saja, bahkan cenderung mengerikan.