7 Cara Menghindari Penipuan Lowongan Kerja

31 Mei 2018

7 Cara Menghindari Penipuan Lowongan Kerja

 

1. Cari Tahu Latar Belakang Perusahaan Pengiklan Lowongan Kerja

Kunjungi situs resmi hingga sosial media perusahaan yang bersangkutan. Apakah profil perusahaannya jelas dan ada aktivitas nyata perusahaan yang dibuktikan dengan foto, video, atau event yang telah dan sedang berlangsung.

 

2. Cek Kesesuaian Alamat dan Nomor Telepon

Saat ini banyak ditemui modus penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan perusahaan tertentu. Oleh karena itu, selalu cek alamat dan nomor telepon perusahaan yang dicantumkan dalam informasi lowongan kerja. Jika alamat dan nomor teleponnya berbeda dengan informasi yang tercantum dalam website resmi perusahaan misalnya, maka hindari melamar kerja melalui lowongan tersebut.  

 

3. Perhatikan Alamat Email yang Digunakan

Perusahaan yang sedang membuka lowongan kerja akan mencantumkan alamat email resmi yang nantinya bisa Anda gunakan untuk mengirim lamaran atau menerima panggilan wawancara kerja. Sementara info lowongan kerja fiktif biasanya hanya memanfaatkan domain email gratis seperti @gmail, @yahoo, @hotmail, dsb.

 

4. Perhatikan Bahasa Iklan yang Digunakan

Lowongan kerja palsu biasanya membubuhkan tagline yang berlebihan dalam iklannya, seperti "Tidak Perlu Pengalaman" atau "Buruan Lamar! Posisi Terbatas". Selain itu, uraian mengenai deskripsi pekerjaan dan persyaratan kerja yang dicantumkan pun sering kali tidak jelas bahkan terkesan janggal.

 

5. Hindari Perusahaan yang Memungut Biaya Rekrutmen

Jangan pernah percayai pihak perekrut yang mengharuskan Anda membayar sejumlah uang untuk memperlancar proses perekrutan. Baik itu dalam bentuk biaya administrasi, uang pendaftaran, dana transportasi, hingga pemungutan biaya untuk alasan pelatihan kerja. Perusahaan yang profesional tidak akan memungut biaya apa pun untuk proses seleksi/perekrutan.

 

6. Waspadai Lokasi Wawancara di Luar Kota

Tidak semua lowongan kerja yang menginformasikan mengenai lokasi tes atau wawancara kerja yang berada di luar kota adalah palsu. Namun, perhatikan dengan baik persyaratannya. Jika, pihak pengiklan lowongan kerja tersebut mengharuskan Anda memesan tiket pesawat dan hotel kepada biro perjalanan tertentu agar bisa mengikuti wawancara kerja, maka urungkan niat Anda untuk melamar kerja pada perusahaan tersebut. Modus penipuan semacam ini sudah banyak terjadi.

 

7. Hindari Tawaran Gaji Tinggi yang Tidak Wajar

Tingkat ketidakwajaran dapat diukur dengan memperhatikan apakah gaji tinggi tersebut sesuai dengan kualifikasi pekerjaan atau tidak. Jika gaji tinggi tapi kualifikasi rendah, maka besar kemungkinan lowongan kerja tersebut fiktif.

Semoga Bermanfaat, Salam Safety!
Sumber: www.SafetySign.co.id

 




Baca juga
10 Desember 2018
9 Langkah Membuat Rencana Pengelolaan Limbah Industri
Fakta menyatakan bahwa dampak limbah industri lebih berbahaya dibanding limbah domestik atau rumah tangga. Apa sajakah dampaknya dan cara pengelolaannya? Simak selengkapnya!

6 Desember 2018
Keselamatan Mengoperasikan Alat Berat, Ini yang Harus Dipahami Operator!
Pekerjaan dengan menggunakan alat berat memiliki risiko kecelakaan yang sangat tinggi, bahkan bisa mengakibatkan kematian jika tidak berhati-hati. Apa saja yang perlu dipahami untuk keselamatan di area kerja? Simak selengkapnya!

22 November 2018
SAFETY STORY: Pentingnya Melaporkan Near Miss
Saat itu, ada seorang pekerja yang hampir celaka gara-gara sebuah palu dari lantai 5 terjatuh tepat di sampingnya.

31 Oktober 2018
SAFETY STORY: Guna Alat Pelindung Kepala
Di tempat kerja yang tinggi potensi bahaya, maut itu ibarat harimau yang kelaparan di tengah hutan. Dia siap menerkam siapa saja yang lengah walau sesaat.

29 Oktober 2018
10 Langkah Efektif Mencegah Bahaya Terpeleset, Tersandung, dan Terjatuh di Tempat Kerja
Kecelakaan akibat terpeleset, tersandung, dan terjatuh menyumbang 15% kematian tidak disengaja, menempati urutan kedua setelah kecelakaan yang melibatkan kendaraan bermotor.